Pengertian ORGANISASI: Ciri-Ciri, Tujuan, Unsur, Bentuk, Tipe, Macam ORGANISASI (ORGANIZATION) dalam Politik adalah:

Pengertian ORGANISASI: Ciri-Ciri, Tujuan, Unsur, Bentuk, Tipe, Macam ORGANISASI (ORGANIZATION) dalam Politik adalah:

Daftar Isi

Pendahuluan

Pengertian Organisasi Adalah organization. Pengertian Organisasi Adalah berasal dari bidang Politik.

Pengertian ORGANISASI (ORGANIZATION) dalam Politik adalah:

Kata Kunci

  • Pengertian

  • Menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, istilah Organisasi Adalah merupakan istilah di dalam bidang Politik. Istilah Organisasi ini, menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, adalah sama artinya dengan istilah organization.

    1. Pengertian organisasi menurut Dimock: Organisasi adalah suatu cara yang sistematis untuk memadukan bagian-bagian yang saling tergantung menjadi suatu kesatuan yang utuh di mana kewenangan, koordinasi, dan pengawasan dilatih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
    2. Pengertian organisasi menurut Robbins: Organisasi adalah kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
    3. Pengertian organisasi menurut S. Bernard Rosenblatt, Robert Bonnington, dan Berverd E. Needles, Jr.: organization is the means by wich management coordinates material and human resources through the design of a formal structure of tasks and authority; (Organisasi adalah sarana di mana manajemen mengoordinasikan sumber bahan dan sumber daya manusia melalui pola struktur formal dari tugas-tugas dan wewenang)
    4. Pengertian organisasi menurut Handayaningrat: Organisasi adalah wadah (wahana) kegiatan daripada orang-orang yang bekerja sama dalam usahanya mencapai tujuan. Dalam wadah kegiatan tersebut, setiap orang harus jelas tugas, wewenang dan tanggung jawabnya, hubungan dan tata kerjanya.
      Syamsi menyatakan bahwa organisasi dapat diartikan dua macam, yaitu: (1) Dalam arti statis, organisasi sebagai wadah kerja sama sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu; (2) Dalam arti dinamis, organisasi sebagai suatu sistem atau kegiatan sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu.
    5. Pengertian organisasi menurut Hasibuan: Organisasi adalah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur, dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu.
      Pengertian organisasi menurut Chester I Bernard: organisasi adalah suatu sistem tentang aktivitas-aktivitas kerjasama dari dua orang atau lebih, sesuatu yang tak berwujud dan tak bersifat pribadi, sebagian mengenai hal dan mengenai hubungan-hubungan.
    6. Pengertian organisasi menurut Ernest Dale: organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola-pola hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu kelompok kerja.
    7. Pengertian organisasi menurut Everett Rogers: organisasi adalah suatu sistem individu yang stabil yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama lewat suatu struktur hirarki dan pembagian kerja. Tata hubungan di antara anggota organisasi relatif stabil. Kestabilan susunan organisasi menjadikan organisasi berfungsi secara efektif dalam mencapai tujuan tertentu.
    8. Pengertian organisasi menurut Dwight Waldo: Organisasi adalah struktur hubungan-hubungan di antara orang-orang berdasarkan wewenang dan bersifat tetap dalam suatu sistem administrasi.
    9. Pengertian organisasi menurut Cyril Soffer: organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peranan tertentu dalam suatu sosial kerja dan pembagian kerja yang diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan diantara pemegang peranan dan kemudian digabung dalam beberapa bentuk hasil.
    10. Pengertian organisasi menurut Jhon M. Gaus: organisasi adalah tata hubungan antara orang-orang untuk dapat memungkinkan tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas dan tanggungjawab
    11. Pengertian organisasi menurut Barnard: organisasi adalah suatu sistem usaha bersama antara dua orang atau lebih, sesuatu yang tidak berwujud dan tidak bersifat pribadi, yang sebagian besar mengenai hubungan-hubungan kemanusiaan.
    12. Pengertian organisasi menurut Robbins dalam Ndraha: organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
    13. Pengertian organisasi menurut Gibson: organisasi artinya mengejar tujuan dan sasaran yang dapat dicapai secara efisien dan lebih efektif dengan tindakan yang dilakukan secara bersama-sama.
    14. Pengertian organisasi menurut Weber: Organisasi adalah suatu batasan-batasan tertentu (boundaries), dengan demikian seseorang yang melakukan hubungan interaksi dengan lainnya tidak atas kemauan sendiri. Mereka dibatasi oleh aturan-aturan tertentu.
    15. Pengertian organisasi menurut Edgar Schein: organisasi adalah koordinasi sejumlah kegiatan manusia yang direncanakan untuk mencapai suatu maksud atau tujuan melalui pembagian tugas dan fungsi serta melalui serangkaian wewenang dan tanggung jawab.
    16. Pengertian organisasi menurut Thoha: Organisasi adalah suatu kerangka hubungan yang berstruktur yang menunjukkan wewenang, tanggung jawab, dan pembagian kerja untuk menjalankan suatu fungsi tertentu. Hubungan yang berstruktur ini disebut hirarki dan konsekuensi dari hirarki ialah adanya kategori kelompok superior dengan kelompok subordinasi.
    17. Pengertian organisasi menurut James D. Mooney: Organization is the form of every human association for the attainment of common purpose (Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama)
    18. Pengertian organisasi menurut Hardjito: organisasi adalah kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar, yang memungkinkan anggota mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai melalui tindakan individu secara terpisah.
    19. Pengertian organisasi menurut Kast dan Rosenzweig, organisasi (perusahaan) adalah adanya orang- orang yang usahanya harus dikordinasikan, tersusun dari sejumlah subsistem yang saling berhubungan dan saling tergantung, bekerja bersama atas dasar pembagian kerja, peran dan wewenang, serta mempunyai tujuan tertentu yang hendak dicapai.
    20. Pengertian organisasi menurut Atmosudirdjo: organisasi adalah struktur tata pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang-orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan yang tertentu.

    Ciri-Ciri, Tujuan dan Unsur Organisasi

    1 ​

    Ciri-ciri organisasi menurut Handayaningrat, yaitu:

    1. Adanya kewenangan, koordinasi, dan pengawasan.
    2. Tiap-tiap anggota memberikan sumbangan usahanya/tenaganya.
    3. Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal.
    4. Adanya kegiatan yang berbeda-beda tetapi satu sama lain saling berkaitan (interdependent part) yang merupakan kesatuan usaha/kegiatan.
    5. Adanya suatu tujuan (the idea of goals).

    Sedangkan ciri-ciri organisasi menurut Hardjito, yaitu:

    1. Adanya sekelompok orang.
    2. Kerja sama yang didasarkan atas hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan.
    3. Antar hubungan.

    Unsur-unsur organisasi menurut Wursanto terdiri dari:

    1. Lingkungan (environment)
    2. Misi organisasi membantu organisasi dalam identifikasi, integrasi, kolaborasi, adaptasi, dan pembaruan diri.
    3. Kekayaan alam, misalnya keadaan iklim, udara, air, cuaca, flora, dan fauna.
    4. Kerja sama, maksudnya adalah suatu perbuatan bantu membantu atau suatu perbuatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama.
    5. Tujuan organisasi adalah segala sesuatu yang harus dicapai orgabisasi dalam melaksanakan misinya. Menurut John R. Schermenhorn bahwa organisasi pada dasarnya mempunyai tujuan resmi yang disebut misi, dan tujuan operasi.
    6. Peralatan (equipment), terdiri dari semua sarana yang berupa materi, mesin- mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/ bangunan/kantor).
    7. Kerangka atau konstruksi mental organisasi, berupa prinsip-prinsip organisasi.
    8. Tujuan bersama, merupakan arah atau sasaran yang ingin dicapai dan juga menggambarkan apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.
    9. Tujuan operasi mencapai tingkat keuntungan, posisi pasar, sumber daya, efisiensi, kualitas, inovasi dan tanggung jawab sosial.
    10. Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi sering disebut dengan istilah pegawai atau personil

    Bentuk, dan Tipe Organisasi

    1 ​

    Prinsip organisasi yang dikemukakan Wursanto, yaitu:

    1. Ada pendistribusian pekerjaan Prinsip pendistribusian pekerjaan disebut juga prinsip pembagian tugas.
    2. Ada keseimbangan Organisasi selalu membutuhkan keseimbangan. Prinsip keseimbangan di dalam organisasi dapat dibedakan beberapa macam, misalnya keseimbangan antara sentralisasi dan desentralisasi kewenangan, keseimbangan antara wewenang dan tanggung jawab, keseimbangan antara pengeluaran dan penerimaan, dan kerugian yang di derita oleh suatu unit harus diimbangi dengan keuntungan yang diperoleh dari unit-unit lain.
    3. Ada rentangan pengawasan Rentangan pengawasan adalah seberapa jauh kemampuan seorang pemimpin mampu mengawasi para bawahannya secara cepat dan tepat
    4. Ada koordinasi Koordinasi adalah suatu usaha untuk mendapatkan keselarasan gerak, keselarasan aktivitas, dan keselarasan tugas antar satuan organisasi yang ada di dalam organisasi.
    5. Ada departementalisasi Prinsip departementalisasi disebut juga dengan istilah departementasi.
    6. Mempunyai kesatuan perintah Maksud dari prinsip ini adalah bahwa setiap pegawai dalam organisasi hendaknya mempunyai atasan langsung.
    7. Mempunyai tujuan yang jelas Tujuan merupakan sesuatu atau sasaran yang hendak dicapai.
    8. Ada pelimpahan wewenang Pelimpahan wewenang berarti penyerahan sebagian kekuasaan dari seorang atasan kepada pejabat bawahan atau kepada pejabat lain untuk melakukan suatu pertanggungjawaban.
    9. Ada balas jasa yang memuaskan Balas jasa adalah imbalan yang diberikan kepada seorang atas jerih payah yang telah disumbangkannya.
    10. Ada penempatan pegawai yang tepat Salah satu prinsip bidang kepegawaian adalah the right man in the right place, yang berarti orang yang baik ditempatkan pada tempat yang tepat atau penempatan seorang pegawai harus sesuai dengan keahliannya.

    Syamsi mengemukakan prinsip organisasi antara lain:

    1. Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab (delegation of authorithy and responsibility) Untuk dapat menjalankan tugas dengan baik, maka para petugas atau pejabat harus dilimpahi wewenang.
    2. Rentangan pengawasan (span of control) Yang dimaksud dengan rentangan pengendalian adalah banyaknya bawahan yang sebaiknya masih bisa diawasi dengan baik.
    3. Pembagian tugas pekerjaan (division of works) Adanya pembagian kerja bisa membantu dalam memperingan tugas koordinasi dimana pembagian tugas kerja ini dapat melancarkan pengawasan dan juga menghemat biaya.
    4. Perumusan tujuan dengan jelas (formulation of the objectives) Setelah tujuan ditetapkan, maka langkah selanjutnya adalah merumuskan tujuan tersebut dengan rinci dan jelas, termasuk juga jelas batas-batasnya.
    5. Memahami akan tugas masing-masing dan kaitan tugas secara keseluruhan (understanding by the individual of his own task and the task of the whole)
    6. Banyaknya tingkat hierarkis (level of hierarchy) Yang dimaksud dengan tingkatan hierarki disini adalah banyaknya tingkatan unit kerja dalam suatu organisasi.

    Macam Organisasi

    1 ​

    Wursanto yang membagi beberapa macam organisasi yang dilihat dari berbagai segi, yaitu dari:

    1. Segi keresmian Menurut keresmiannya, organisasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu: 1) Organisasi formal (formal organization) Dikatakan organisasi formal apabila kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang yang tergabung dalam suatu kelompok secara sadar dikoordinasikan guna tercapainya tujuan yang telah ditetapkan, sehingga orang-orang yang tergabung dalam kelompok itu mempunyai struktur yang jelas. 2) Organisasi informal (informal organization) Organisasi informal adalah organisasi yang disusun secara bebas dan spontan dan keanggotaannya disusun secara sadar atau secara tidak sadar, dimana dan kapan seseorang menjadi anggota sulit ditemukan.
    2. Segi tipe Menurut tipenya, organisasi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu: 1) Organisasi dengan tipe piramid mendatar 2) Organisasi dengan tipe piramid terbalik
    3. Segi tujuan Dari segi tujuan yang hendak dicapai, organisasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu: 1) Organisasi niaga atau organisasi ekonomi Organisasi niaga atau organisasi ekonomi adalah organisasi yang tujuan utamanya mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Organisasi niaga dibedakan menjadi organisasi niaga swasta dan organisasi niaga pemerintah. 2) Organisasi sosial atau organisasi kemasyarakatan Organisasi kemasyarakatan adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kegiatan, profesi, fungsi, agama, dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa untuk berperan serta dalam pembangunan dalam rangka mencapai tujuan nasional.
    4. Segi luas wilayah Menurut luas wilayahnya, organisasi dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu: 1) Organisasi daerah (local organization) Organisasi daerah adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi suatu wilayah atau daerah tertentu. 2) Organisasi nasional (national organization) Organisasi nasional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi seluruh wilayah dalam suatu negara. 3) Organisasi regional (regional organization) Organisasi regional adakah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. 4) Organisasi internasional (international organization) Organisasi internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara-negara di dunia.
    5. Segi bentuk Menurut bentuknya, organisasi dibedakan menjadi: 1) Organisasi staf (staff organization) 2) Organisasi garis (line organization) 3) Organisasi fungsional (functional organization) 4) Organisasi staf dan garis (line and staff organization) 5) Organisasi garis dan fungsional (line and functional organization) 6) Organisasi fungsional dan staf (functional and staff organization) 7) Organisasi garis, fungsional, dan staf (line, functional, and staff organization) 8) Organisasi panitia (committee organization)
    6. Segi jumlah pucuk pimpinan Dari segi jumlah pucuk pimpinan, organisasi dibedakan menjadi: 1) Organisasi tunggal (single organization) Dinamakan organisasi tunggal apabila pucuk pimpinan organisasi itu ada di tangan satu orang. 2) Organisasi jamak (plural organization atau plural executive organization) Dinamakan organisasi jamak apabila pucuk pimpinan organisasi tersebut berada di tangan beberapa orang. Beberapa orang pimpinan tersebut merupakan suatu kesatuan.

    Pengertian bentuk organisasi sering disamakan dengan macam organisasi, padahal keduanya berbeda. Bentuk organisasi memandang dari segi tata hubungan, wewenang, dan tanggung jawab yang ada dalam suatu organisasi. Dengan demikian, Wursanto enyatakan bahwa terdapat berbagai macam bentuk organisasi antara lain:

    1. Bentuk organisasi staf dan garis (line and staff organization) Bentuk ini merupakan perpaduan antara dua bentuk organisasi, yaitu organisasi lini dan organisasi staf.
    2. Bentuk organisasi panitia (committee organization) Bentuk organisasi panitia yaitu apabila kegiatan itu dilakukan kelompok sementara yang terdiri daripada orang-orang yang memiliki keahlian tertentu.
    3. Bentuk organisasi staff (staff organization) Dalam organisasi staf hanya terdapat pucuk pimpinan dan staf yang memberikan bantua pemikiran berupa saran atau nasihat kepada pucuk pimpinan.
    4. Bentuk organisasi lini (line organization) Bentuk organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi dimana pucuk pimpinan dipandang sebagai sumber kekuasaan tunggal.
    5. Bentuk organisasi garis, fungsional, dan staf Bentuk organisasi garis, fungsional, dan staf adalah suatu organisasi yang merupakan perpaduan dari tiga bentuk organisasi, yaitu organisasi fungsional, organisasi lini, dan organisasi staf.
    6. Bentuk organisasi garis dan fungsional (line and functional organization) Merupakan perpaduan antara organisasi fungsional dan organisasi lini/garis.
    7. Bentuk organisasi fungsional (functional organization) Organisasi fungsional disusun berdasarkan sifat dan macam-macam fungsi sesuai dengan kepentingan organisasi.

    Organisasi di Indonesia

    1 ​

    Secara umum ada tiga jenis organisasi di Indonesia yakni;

    1. perusahaan multinasional
    2. organisasi pemerintah,
    3. perusahaan swasta.

    Organisasi-organisasi tersebut dibentuk melalui peran lingkungan internal dan eksternal dimana lingkungan internal menciptakan milliu kultural dan sosial dalam rangka pencapaian tujuan organisasinya, dan lingkungan eksternal yang dapat mengidentifikasikan peluang dan ancaman yang dihadapi organisasi. Lingkungan umum untuk suatu organisasi dapat dibedakan berdasar;

    1. sistem pendidikan,
    2. kebudayaannya (latar belakang sejarah, ideologi, nilai dan norma,pola kepemimpinan, iptek dan hubungan antar pribadi)
    3. tingkat kemajuan aplikasi teknologi,
    4. kekuatan dan perkembangan politik yang menentukan arah kebijakan organisasi,
    5. hukum,segala sumber daya, kependudukan,sosiologis dan ekonomi, semuanya dapat mempengaruhi terhadap perubahan organisasi.
    © 2019 , hukum - All rights reserved.