Pengertian AKUNTANSI: Siklus, Jenis, Tujuan dan Prinsip AKUNTANSI (ACCOUNTANCY) adalah:

Pengertian AKUNTANSI: Siklus, Jenis, Tujuan dan Prinsip AKUNTANSI (ACCOUNTANCY) adalah:

Daftar Isi

Pendahuluan

Pengertian Akuntansi Adalah accountancy. Pengertian Akuntansi Adalah berasal dari bidang Lain-lain.

Pengertian AKUNTANSI (ACCOUNTANCY) adalah:

Kata Kunci

  • Pengertian

  • Menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, istilah Akuntansi Adalah merupakan istilah di dalam bidang Lain-lain. Istilah Akuntansi ini, menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, adalah sama artinya dengan istilah accountancy.

    1. Pengertian Akuntansi menurut Hans Kartikahadi, dkk.

      pengertian akuntansi adalah adalah suatu sistem informasi keuangan, yang bertujuan untuk menghasilkan dan melaporkan informasi yang relevan bagi berbagai pihak yang berkepentingan;.

    2. Pengertian Akuntansi menurut American Accounting Association:

      Accounting is the process of identifying, measuring and communicating economic information to permit informed judgement and decisions by user of the information.

      (Akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk membuat pertimbangan dan mengambil keputusan yang tepat bagi pemakai informasi tersebut)

    3. Pengertian Akuntansi menurut Samryn

      pengertian akuntansi adalah suatu sistem informasi yang digunakan untuk mengubah data dari transaksi menjadi informasi keuangan. Proses akuntansi meliputi kegiatan mengidentifikasi, mencatat dan menafsirkan, mengkomunikasikan peristiwa ekonomi dari sebuah organisasi kepada pemakai informasi keuangan. Semua proses tersebut diselenggarakan secara tertulis dan berdasarkan bukti transaksi yang juga harus tertulis.

    4. Pengertian Akuntansi menurut SAP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan:

      pengertian akuntansi adalah proses identifikasi pencatatan, pengukuran, pengklasifikasian, pengikhtiaran transaksi dan kejadian keuangan, serta penginterpretasian atas hasilnya.

    5. Pengertian Akuntansi menurut Donald E.Keiso PH.D., C.P.A:

      pengertian Akuntansi adalah seni pencatatan penggolongan dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang berdaya guna dalam bentuk satuan uang

    6. Pengertian Akuntansi menurut Rudianto :

      pengertian akuntansi adalah sistem informasi yang menghasilkan informasi keuangan kepada pihak- pihak yang berkepentingan mengenai aktifitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

    7. Pengertian Akuntansi menurut D.Warfield PH.D:

      Pengertian Akuntansi adalah proses mengenali, mengukur dan mengomunikasikan informasi ekonomi untuk memperoleh pertimbangan dan keputusan yang tepat oleh pemakai informasi yang bersangkutan

    8. Pengertian Akuntansi menurut L. M. Samryn :

      pengertian Akuntansi adalah suatu proses identifikasi, pengukuran, dan pengomunikasian informasi yang menghasilkan informasi yang berguna bagi pembuatan kebijakan dan keputusan oleh pemakainya

    9. Pengertian Akuntansi menurut Kieso, et al.

      pengertian akuntansi adalah:

      Accounting consist of the three basic activities-it identifies, records, and communicates the economic events of an organization to interest users. A company identifies the economic events relevant to its business and then records those events in order to provide a history of financial activities. Recording consists of keeping a systematic, chronological diary of events, measured in dollar and cents. Finally, communicates the collected information to interest user by means accounting reports are called financial statement.

      (Akuntansi terdiri dari tiga kegiatan yang mendasar yaitu identifikasi, pencatatan dan pengkomunikasian peristiwa ekonomi suatu organisasi kepada pihak yang berkepentingan. Perusahaan mengidentifikasi peristiwa ekonomi sesuai dengan kegiatan usahanya dan mencatat peristiwa tersebut untuk menyediakan catatan kegiatan keuangan. Pencatatan dilaksanakan secara sistematis, kronologis setiap peristiwa, dalam satuan mata uang. Akhirnya pada pengkomunikasian kumpulan informasi tersebut kepada pihak yang berkepentingan dalam bentuk laporan akuntansi atau dikenal dengan laporan keuangan.)

    10. Pengertian Akuntansi menurut Prof. Drs. H. Lili M. Sadeli, M.Pd:

      pengertian Akuntansi adalah suatu metodologi dan himpunan pengetahuan yang berkenaan dengan sistem informasi dari satuan-satuan ekonomi apa pun bentuknya

    11. Pengertian Akuntansi menurut Belkaoui :

      pengertian akuntansi adalah suatu seni pencatatan pengklasifikasikan dan pengikhtisaran dalam cara yang signifikan dan satuan mata uang, transaksi-transaksi dan kejadian- kejadian yang paling tidak sebagai diantaranya, memiliki sifat keuangan dan selanjutnya menginterpretasikan hasilnya.

    12. Pengertian Akuntansi menurut James M. Reeve, et al:

      pengertian Akuntansi adalah sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

    13. Pengertian Akuntansi menurut Dr. M. Gade:

      pengertian akuntansi adalah ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan secara terus menerus menurut sistem tertentu, mengolah dan menganalisis catatan tersebut sehingga dapat disusun suatu laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban pimpinan perusahaan atau lembaga terhadap kinerjanya.

    14. Pengertian Akuntansi menurut Harahap.

      pengertian akuntansi adalah proses mengidentifikasikan, mengukur, dan menyampaikan informasi ekonomi sebagai bahan informasi dalam hal mempertimbangkan berbagai alternatif dalam mengambil kesimpulan oleh para pemakainya. Akuntansi adalah bahasa atau alat komunikasi bisnis yang dapat memberikan infromasi tentang kondisi keuangan (ekonomi) berupa posisi keuangan terutama dalam jumlah kekayaan, utang dan modal dari suatu bisnis.

    15. Pengertian Akuntansi menurut Jerry Weygant PH.,C.P.A : :

      Akuntansi adalah pengidentifikasian pengukuran dan pengomunikasian informasi keuangan tentang intensitas ekonomi kepada pihak yang berkepentingan

    16. Pengertian Akuntansi menurut Carl S. Warren, James M. Reeve dkk:

      pengertian Akuntansi adalah sistem informasi yang menyediakan laporan keuangan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

    17. Pengertian Akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accountant (AICPA):

      Accounting is the art of recording, classifying and summarizing in a significant manner and interms of money, transaction and events which are, in part at least, of financial character and interpreting the results there of.

      (Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan yang tepat dan dinyatakan dalam satuan mata uang, transaksi-transaksi dan kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya bersifat finansial dan penafsiran hasil-hasilnya)

    Siklus Akuntansi

    1 ​

    Siklus akuntansi adalah urutan kerja yang harus dilakukan oleh akuntan sejak awal hingga menghasilkan laporan keuangan perusahaan. Adapun tahapan dalam siklus akuntansi yang dikemukakan oleh Rudianto, terdiri dari:

    1. Transaksi

      Transaksi adalah pristiwa yang dapat diukur dengan menggunakan satuan moneter dan yang menyebabkan perubahan di salah satu unsur posisi keuangan perusahaan. Berbagai transaksi yang selalu rutin terjadi dalam sebuah perusahaan antara lain: transaksi penjualan produk, transaksi pembelian peralatan usaha, transaksi penerimaan kas, transaksi pengeluaran kas, dan lain sebagainya.

    2. Dokumen Dasar

      Dokumen dasar adalah berbagai formulir yang menjadi bukti telah terjadinya transaksi tertentu. Berbagai formulir yang biasanya menjadi dokumen dasar antara lain: faktur, kwitansi, nota penjualan, dan lain-lain.

    3. Jurnal

      Jurnal adalah buku yang digunakan untuk mencatat transaksi perusahaan secara kronologis. Sedangkan menjurnal adalah akitivitas meringkas dan mencatat transaksi perusahaan di buku jurnal dengan menggunakan urutan tertentu berdasarkan dokumen dasar yang dimiliki.

    4. Akun

      Akun adalah kelas informasi dalam sistem akuntansi. Atau media yang digunakan untuk mencatat informasi sumber daya perusahaan dan informasi lain berdasarkan jenisnya. Sebagai contoh adalah: akun kas, akun piutang, akun modal saham, dan sebagainya.

    5. Posting

      Posting adalah aktivitas memindahkan catatan di buku jurnal ke dalam bukubesar sesuai dengan jenis transaksi dan nama akun masing-masing.

    6. Buku Besar

      Buku besar adalah kumpulan dari semua akun yang dimiliki perusahaan beserta saldonya. Seluruh akun yang dimiliki perusahaan saling berhubungan satu dengan lainnya dan merupakan satu kesatuan.

    7. Laporan Keuangan

      Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan yang berguna untuk para pemegang kepentingan baik pihak intern maupun eksternyang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan laba ditahan. Sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia, laporan keuangan terdiri dari:

      1. Catatan atas laporan keuangan
      2. Laporan arus kas (statement of cash flow)
      3. Laporan laba rugi komprehensif (statement of comprehensif income)
      4. Laporan perubahan ekuitas (statment of change in equity)
      5. Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif
      6. Lapotan posisi keuangan (statement of financial position)

    Jenis akuntansi

    1 ​

    Menurut Rudianto akuntansi dapat dibagi menjadi beberapa jenis spesifikasi dalam praktiknya. Adapun jenis-jenis akuntansi yang lebih khusus, terdiri dari:

    1. Akuntansi Keuangan

      Akuntansi keuangan adalah bidang akuntansi yang bertugas menjalankan kelseluruhan proses akuntansi sehingga dapat menghasilkan informasi keuangan bagi pihak eksternal. Informasi tersebut antara lain: laporan laba rugi, laporan perubahan laba ditahan, laporan posisi keuangan dan laporan keseluruhan transaksi serta keadaan keuangan suatu badan usaha bagi kepentingan pihak-pihak diluar perusahaan.

    2. Akuntansi Sektor Publik

      Akuntansi sektor publik adalah bidang akuntansi yang berfokus pada pencatatan dan pelaporan transaksi organisasi pemerintahan dan organisasi nirlaba lainnya. Hal ini diperlukan karena organisasi nirlaba adalah organisasi yang didirikan dengan tujuan bukan menghasilkan laba usaha, sebagaimana perusahaan konmersial lainnya. Contohnya adalah intstansi pemerintahan, rumah sakit, yayasan sosial, panti jompo, dan sebagainya.

    3. Akuntansi Internasional

      Akuntansi internasional adalah bidang akuntansi yang berfokus pada persoalan-persoalan akuntansi yang terkait dengan transaksi internasional (transaksi yang melintas batas negara) yang dilakukan oleh perusahaan multinasional. Hal-hal yang termasuk dalam bidang ini adalah seluruh upaya untuk memahami hukum dan aturan perpajakan setiap negara dimana perusahaan multinasional beroperasi.

    4. Akuntansi Pajak

      Akuntansi pajak adalah bidang akuntansi yang fungsi utamanya mempersiapkan data tentang segala sesuatu yang terkait dengan kewajiban dan hak perpajakan atas setiap transaksi yang dilakukan perusahaan. Lingkup kerja di bidang ini mencakup aktivitas perhitungan pajak yang harus dibayar dari setiap transaksi yang dilakukan perusahaan, hingga perhitungan pengembalian pajak (retitusi pajak) yang menjadi hak perusahaan tersebut.

    5. Akuntansi Biaya

      Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang fungsi utamanya sebagai aktivitas dan proses pengendalian biaya selama proses produksi yang dilakukan perusahaan. Kegiatan utama bidang ini adalah menyediakan data biaya aktual dan biaya yang direncanakan oleh perusahaan.

    6. Sistem Akuntansi

      Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang berfokus pada aktivitas mendesain dan mengimplementasikan prosedur serta pengamanan data keuangan perusahaan. Tujuan utama dari setiap aktivitas bidang ini adalah mengamankan harta yang dimiliki perusahaan.

    7. Auditing

      Auditing adalah bidang akuntansi yang fungsi utamanya melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan. Jika pemeriksaan dilakukan oleh staf perusahaan, maka disebut internal auditor. Hasil pemeriksaan tersebut digunakan untuk kepentingan internal perusahaan itu sendiri. Jika pemeriksaan laporan keuangan dilakukan oleh pihak di luar perusahaan, maka disebut auditor independen atau akuntan publik.

    8. Akuntansi Manajemen

      Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk pengambilan keputusan manajemen menyangkut operasi harian dan perencanaan operasi di masa depan. Sebagai contoh, menyediakan data biaya guna penentuan harga jual produk tertentu dan pertimbangan terkait.

    9. Akuntansi Anggaran

      Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang berfokus pada pembuatan rencana kerja perusahaan di masa depan, dengan menggunakan data aktual masa lalu. Disamping menyusun rencana kerja, bidang ini juga bertugas mengendalikan rencana kerja tersebut, yaitu seluruh upaya untuk menjamin agar aktivitas operasi harian perusahaan sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

    Tujuan Akuntansi

    1 ​

    Tujuan akuntansi adalah sebagai berikut:

    1. Membantu pemakai dalam memperkirakan potensi perusahaan untuk menghasilkan laba.
    2. Memberikan informasi yang penting lainnya mengenai perubahan sumber ekonomi dan kewajiban seperti informasi aktivitas belanja.
    3. Informasi yang dapat dipercaya mengenai perubahan sumber ekonomi netto perusahaan yang timbul dari kegiatan untuk mendapatkan laba.
    4. Mengungkapkan informasi lain yang berhubungan dengan laporan keuangan yang relevan untuk kebutuhan para pemakai laporan keuangan.
    5. Memberikan informasi yang dapat dipercaya mengenai aktiva perusahaan, Kewajiban dan Modal.

    Prinsip akuntansi

    1 ​

    Prinsip akuntansi disusun berdasarkan beberapa asumsi atau anggapan yang disebut sebagai konsep dasar. Berikut ini adalah konsep-konsep dasar akuntansi:

    1. Sikap Hati-Hati (Concervatism)

      Konsep concervatism merupakan konsep dalam akuntansi yang konvensional, yang timbul dari ketidakpastian dalam pelaporan keuangan. Konsep ini menekankan jika terdapat beberapa kemungkinan penilaian untuk suatu perkiraan, maka untuk perkiraan pendapatan aktiva sebaiknya dipilih alternatif yang akan menghasilkan nilai paling kecil dan sebaliknya untuk perkiraan kewajiban dan beban sebaiknya dipilih alternatif yang akan menghasilkan nilai terbesar.

    2. Periode Akuntansi (Accounting Period)

      Konsep periode akuntansi berpendapat bahwa laporan keuangan yang menggambarkan perubahan kekayaan suatu perusahaan harus diungkapkan secara berkala. Oleh karena itu aktivitas ekonomi perusahaan dipecah dalam periode-periode dan dengan penyajian laporan keuangan secara periodik diharapakan hal tersebut dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan.

    3. Kesinambungan (Going Concern)

      Konsep kesinambungan menjelaskan bahwa suatu entitas akuntansi dipandang akan beroperasi terus untuk merealisasikan aktivitas-aktivitas usahanya. Asumsi ini mengasumsikan bahwa entitas akuntansi itu tidak akan dilikuidasi dalam jangka waktu yang dapat diramalkan atau bahwa entitas tersebut akan berjalan terus untuk peride yang tidak dapat ditentukan. Dengan demikian laporan keuangan memberikan pandangan sementara mengenai keadaan perusahaan dan hanya merupakan sebagian dari laporan keuangan yang berkesinambungan.

    4. Pengukuran dalam Nilai Uang (Money Measuring Unit)

      Konsep pengukuran dalam nilai mata uang berpendapat bahwa akuntansi merupakan suatu proses pengukuran dan penyampaian akuntansi perusahaan yang dapat diukur dengan uang. Secara tidak langsung konsep ini menyatakan bahwa satuan uang adalah alat yang paling efektif untuk mengungkapkan pengukuran aktiva dan kewajiban perusahaan serta perubahan-perubahannya.

    5. Pertemuan Pendapatan dan Beban (Matching Revenue and Expense)

      Dalam menetapkan laba bersih secara berkala pada dasarnya menyangkut dua masalah yaitu : pendapatan yang diakui dalam periode tersebut dan biaya-biaya yang timbul terpakai (beban) yang harus dialokasikan keperiode-periode tersebut. Masalah yang timbul adalah masalah waktu yaitu kapan pendapatan dan biaya tersebut ditetapkan karena biaya-biaya tersebut harus dipertemukan dengan pendapatan, maka pembebanan biaya sangat tergantung pada saat pengakuan pendapatan dan dilaporkan dalam periode diakuinya pendapatan.

    6. Kesatuan Akuntansi (Economic Entity)

      Konsep ini menganggap bahwa setiap entitas bisnis merupakan suatu unit yang terpisah dan pemiliknya dan berbeda dengan entitas lainya. Adanya pemisahan ini memberikan adanya dasar bagi sistem akuntansi untuk memberikan informasi mengenai suatu perusahaan, terutama yang berhubungan dengan pertanggungjawaban keuangan pada pihak-pihak yang membutuhkan.

    © 2019 , hukum - All rights reserved.